Hal baru yang ada di versi terbaru Wordpress 2.3 adalah ditambahkannya fasilitas TAG untuk penanda artikel pada blog. Selama ini kita hanya...
Hal baru yang ada di versi terbaru Wordpress 2.3 adalah ditambahkannya fasilitas TAG untuk penanda artikel pada blog. Selama ini kita hanya mengenal category untuk menandai artikel yang merupakan inti topik artikel. Sebelumnya, saya juga menganggap bahwa category itu sama dengan tag dalam arti memiliki fungsi yang sama. Tag ini kalau dalam engine blogger.com diberi sebutan dengan label. Tapi setelah mencoba WP 2.3, saya menjadi surprise bahwa ternyata category dan tag itu adalah suatu hal yang berbeda. Meskipun tidak ada kaitannya dengan ibadah di bulan Ramadhan, tapi Category dan Tag di Wordpress telah “kembali ke fitrah” dengan kembali ke definisi dan fungsi dasar masing-masing.
Dua fitur dalam satu tempat ini pada mulanya membingungkan bagi saya, karena sebelumnya saya terbiasa mengisi satu artikel dengan beberapa category sehingga memiliki dua fungsi sekaligus yaitu category (topik) dan tag (label) dalam satu fitur. Dan saya kelihatannya harus mulai mengubah kebiasaan ini.
Category adalah topik utama dari pembahasan artikel sehingga normalnya satu artikel memiliki satu atau dua category. Sedangkan Tag adalah kata-kata penting yang terdapat di dalam artikel sehingga bisa banyak jumlahnya. Jadi, apakah sekarang tidak boleh memasang banyak category dalam satu artikel? Boleh saja…tidak ada yang melarang kok…hehhehe..Lagian pembedaan fungsi di atas adalah menurut pemahaman saya.
Untuk memudahkan pada penggunaan, ini contohnya:
Judul “Perang Tarif Antar Operatos Selular Makin Panas” bisa dimasukkan dalam kategori “telekomunikasi”, walaupun mungkin di dalam artikel tidak terdapat kata yang mengandung “telekomunikasi”.
Sedangkan tag-nya bisa di isi:”GSM, CDMA, Telkomsel, XL, Indosat, Esia, Fren, 3, Smart” dan sebagainya.
Ternyata, inilah alasan penggunaan category dan Tag sekaligus menurut FAQ Wordpress seperti ini :
Pada mulanya hanya menggunakan kategori, yang memungkinkan untuk mengelompokkan banyak topik pada suatu artikel. Tapi ketika ingin mendeskripsikan artikel pada suatu yang lebih spesifik, maka bisa menggunakan banyak kategori. Hal ini membuat daftar kategori yang sangat panjang pada artikel blog maupun di sidebar. Juga memberikan kebingungan dimana yang sana bilang kategori yang situ bilang Tag. Akhirnya, digunakanlah Tag.
Di dalam area posting artikel pada wordpress 2.3, Category tetap seperti biasa berada di sidebar sebelah kanan, disitu juga tetap terdapat keterangan “separate multiple categories with commas” yang membuktikan bahwa masih memungkinkan untuk mengisi banyak kategori dalam satu artikel. Ini berbeda dengan di M3Blog tempat saya dulu pernah ngeblog yang hanya memperbolehkan satu artikel satu category. Begitu juga dengan engine blog yang coba-coba saya bikin sendiri, hanya bisa satu artikel satu kategori karena saya memang belum bisa membuat multiple category..hehhehe.
Sementara Tag berada di bawah form Post artikel, letaknya mirip Label pada form post artikel di Blogger.com. Seperti halnya di blogger, jika ingin mengisi banyak tag, maka dipisahkan dengan tanda koma. Hanya saja berbeda dengan blogger.com, untuk tag yang sudah pernah saya isikan sebelumnya dan saya mau mengisi tag yang sama, di wordpress tidak muncul pop-up text berisi kemungkinan tag yang sudah ada sebelumnya seperti halnya di blogger.com. Semoga akan muncul di versi selanjutnya.
Yang jelas, pemberian fasilitas Tag ini jugalah yang membuat sering terjadi error waktu upgrade dari versi lama ke versi 2.3 yang baru. Semoga masalah ini bisa teratasi di rilis yang baru lagi yaitu 2.3.1.
Kenapa bisa terjadi error? Setahu saya, hal ini karena struktur database dari wordpress lama dengan wordpress 2.3 yang berbeda. Inilah perbedaannya:
Wordpress 2.2.x dan sebelumnya
wordpress 2.3.x:
Struktur database tersebut memiliki perbedaan yang jelas, pada versi sebelumnya terdapat tabel wp_categories, wp_link2cat, dan wp_post2cat yang pada versi terbaru sudah dihapus atau tidak digunakan diganti dengan wp_terms, wp_terms_relationships, dan wp_term_taxonomy. Mungkin si Matt dkk ingin lebih mengoptimalkan database di versi terbarunya ini.
Di komputer lokal, saya mencoba langsung upgrade dari engine lama ke engine baru, ternyata langsung memiliki banyak error. Akhirnya saya memilih cara aman untuk upgrade di blog ini yaitu menggunakan fasilitas export yang terdapat pada Wordpress. Databasenya saya backup kemudian saya hapus, dan install baru lagi dari awal. Sesudah itu men-import lagi backup artikel menggunakan fasilitas Import di wordpress. Dan ternyata memang aman tidak terjadi masalah-apa-apa, tapi ya harus susah-susah dulu menseting ini itu sesuai dengan yang diperlukan.
Kembali ke lagi ke laptop tag dan category, Jika upgrade telah berhasil dan tetap ingin menggunakan tema yang saat ini dipakai, maka seperti biasa yang tampil hanya category, sementara tag masih belum tampil. Untuk menampilkan tag pada situs blog, editlah file di dalam template yang digunakan untuk menampilkan artikel, biasanya file index.php dan single.php dan masukkan command berikut ini di dalam area the_post:
<?php the_tags( ‘<p>Tags: ‘, ‘, ‘, ‘</p>’); ?>
Misalnya diimplementasikan seperti ini:
<?php if (have_posts()) : ?>
<?php while (have_posts()) : the_post(); ?>
”>”>
→
<p class=”postmetadata”><?php the_tags(‘Tags: ‘, ‘, ‘, ‘<br />’); ?> Posted in <?php the_category(‘, ‘) ?> | <?php edit_post_link(‘Edit’, ‘’, ‘ | ‘); ?> <?php comments_popup_link(‘No Comments »’, ‘1 Comment »’, ‘% Comments »’); ?></p>
</div>
<?php endwhile; ?>
…….
….
<?php endif; ?>
Apa pengaruhnya secara teknis antara menggunakan hanya category saja pada artikel atau menggunakan category sekaligus tag pada suatu artikel? Berhubungankah dengan SEO atau yang lain? Apakah mesin pencari macam technorati bisa membedakan antara category dengan tag? Saya masih belum tahu persis. CMIIW.
Bagaimana kalau menurut teman-teman?
COMMENTS