Hujan deras mengguyur Jakarta hari ini. Seperti biasa, beberapa ruas jalan tergenang oleh air. Pemandangan yang biasa terjadi. Dikala hujan,...
Hujan deras mengguyur Jakarta hari ini. Seperti biasa, beberapa ruas jalan tergenang oleh air. Pemandangan yang biasa terjadi. Dikala hujan, paling enak adalah tidur di rumah. Atau bagi yang bekerja tentu memilih tetap berada di dalam kantor daripada keluar di jalanan. Beberapa orang terlihat malas bekerja. Saya mungkin termasuk diantaranya. Udara terasa dingin. Ohh... ternyata
Namun hari ini ada pemandangan yang tidak biasa. Sekarang kan belum waktunya lebaran. Namun cobalah lihat keriuhan di terminal maupun stasiun yang lebih ramai dari biasanya. hari ini sangat spesial. Ada seseorang yang mengatakan pada saya bahwa sudah dari 29 hari yang lalu saja, tiket kereta sudah habis! Ada apa dengan hari ini? Ohhh... ternyata ada liburan panjang selama 4 hari.
Waktu selama itu tentu dimanfaatkan sebaik baiknya bagi para perantau untuk mengunjungi sanak saudaranya yang ada di kampung. Saya heran, kalender Indonesia suka sekali dengan tanggal berwarna merah. Mungkin, waktu efektif untuk bekerja itu dalam setahun hanya separohnya saja.
Ternyata, saya termasuk diantara ribuan mungkin jutaan yang merasakan euforia pulang kampung ini. Hari ini semua tiket transportasi yang menuju ke arah kampung ludes terjual. Tidak peduli apakah itu bus, kereta maupun pesawat terbang. Dari kelas eksekutif sampai bisnis.
Dua minggu yang lalu, saya mencoba ke stasiun untuk reservasi tiket dan sudah tidak ada yang bisa dibeli. Saat ini, saya juga masih belum memperoleh tiket karena masih di kantor. Minat untuk beli dari awal-awal pembukaan loket juga sudah berkurang karena paling juga akan berdesak-desakan.
Kereta api ekonomi. Itulah kendaraan yang kupilih untuk membawa ke kampung halaman. Tidak sampai kampung halaman ternyata, karena harus nyambung naik angkutan umum beberapa kali lagi.
Naik kereta api ekonomi memang sangat Indonesia sekali. Berdesak-desakan, panas, tidur di lantai, terus berusaha terjaga dibalik intaian para pencopet yang mencari mangsa, teriak penjual yang tiada henti dan berbagai keributan yang lain.
Naik kereta api ekonomi, saya hanya bisa bermimpi bisa membaca beberapa buku dengan nikmat dan bisa tidur dengan selimut dan bantal di atas kursi yang empuk. Itu memang hanya mimpi.
Namun, saya tetap berharap bisa mendengarkan hiburan musik untuk menemani perjalanan. Handphone sudah kuisi beberapa lagu. Ohhh... ternyata tadi baru saja mendapat kejutan. Teman kantorku menyodorkan beberapa gadget terbaru untuk saya test seperti DVD portable, digital photo frame dan MP4 player. Sangat ingin segera mencoba beberapa perangkat tersebut, namun untuk sementara hanya bisa mencicipi saja karena waktu yang terbatas.
Khusus untuk MP4 player tersebut, saya akan mencoba selama di rumah. Tadi barusan mencicipi sebentar cara penggunaannya sudah mirip i-Pod dan suaranya keren banget. Menggelegar. Fitur-fitur di dalamnya lumayan oke dan lengkap. Hanya handphone dan MP3 player gadget yang akan menemaniku selama di rumah. Saya tidak bisa membayangkan bagaiamana jadinya naik kereta api yang penuh sesak dengan membawa laptop di dalam tas. Bisa-bisa sampai rumah sudah sakit keras mengingat umur yang sudah makin uzur.
Selamat merayakan liburan panjang bagi yang merayakan :)
Namun hari ini ada pemandangan yang tidak biasa. Sekarang kan belum waktunya lebaran. Namun cobalah lihat keriuhan di terminal maupun stasiun yang lebih ramai dari biasanya. hari ini sangat spesial. Ada seseorang yang mengatakan pada saya bahwa sudah dari 29 hari yang lalu saja, tiket kereta sudah habis! Ada apa dengan hari ini? Ohhh... ternyata ada liburan panjang selama 4 hari.
Waktu selama itu tentu dimanfaatkan sebaik baiknya bagi para perantau untuk mengunjungi sanak saudaranya yang ada di kampung. Saya heran, kalender Indonesia suka sekali dengan tanggal berwarna merah. Mungkin, waktu efektif untuk bekerja itu dalam setahun hanya separohnya saja.
Dua minggu yang lalu, saya mencoba ke stasiun untuk reservasi tiket dan sudah tidak ada yang bisa dibeli. Saat ini, saya juga masih belum memperoleh tiket karena masih di kantor. Minat untuk beli dari awal-awal pembukaan loket juga sudah berkurang karena paling juga akan berdesak-desakan.
Kereta api ekonomi. Itulah kendaraan yang kupilih untuk membawa ke kampung halaman. Tidak sampai kampung halaman ternyata, karena harus nyambung naik angkutan umum beberapa kali lagi.
Naik kereta api ekonomi memang sangat Indonesia sekali. Berdesak-desakan, panas, tidur di lantai, terus berusaha terjaga dibalik intaian para pencopet yang mencari mangsa, teriak penjual yang tiada henti dan berbagai keributan yang lain.
Namun, saya tetap berharap bisa mendengarkan hiburan musik untuk menemani perjalanan. Handphone sudah kuisi beberapa lagu. Ohhh... ternyata tadi baru saja mendapat kejutan. Teman kantorku menyodorkan beberapa gadget terbaru untuk saya test seperti DVD portable, digital photo frame dan MP4 player. Sangat ingin segera mencoba beberapa perangkat tersebut, namun untuk sementara hanya bisa mencicipi saja karena waktu yang terbatas.
Khusus untuk MP4 player tersebut, saya akan mencoba selama di rumah. Tadi barusan mencicipi sebentar cara penggunaannya sudah mirip i-Pod dan suaranya keren banget. Menggelegar. Fitur-fitur di dalamnya lumayan oke dan lengkap. Hanya handphone dan MP3 player gadget yang akan menemaniku selama di rumah. Saya tidak bisa membayangkan bagaiamana jadinya naik kereta api yang penuh sesak dengan membawa laptop di dalam tas. Bisa-bisa sampai rumah sudah sakit keras mengingat umur yang sudah makin uzur.
Selamat merayakan liburan panjang bagi yang merayakan :)
COMMENTS