Berbeda dengan kompetitornya, Apple adalah perusahaan yang paling disiplin dalam merilis produk baru. Simple saja, yakni hanya setahun sekal...
Berbeda dengan kompetitornya, Apple adalah perusahaan yang paling disiplin dalam merilis produk baru. Simple saja, yakni hanya setahun sekali. Kita bisa dengan mudah menerka produk apa yang akan dirilis pada waktu tertentu. Tak hanya pada perangkat, tetapi jadwal yang teratur ini juga berlaku pada sistem operasi. Setiap tahun sekali, Apple selalu merilis versi baru platform iOS.
Belum lama ini, tepatnya pada tanggal 17 September 2014, perusahaan yang didirikan mendiang Steve Jobs ini merilis generasi baru iOS 8 ke publik. Sistem operasi tersebut tersedia sebagai bagian dari rilis smartphone paling anyarnya iPhone 6 dan iPhone 6 Plus.
Meski demikian, iOS 8 kompatibel dengan beberapa seri iPad, iPhone, dan iPod touch yang sudah ada di pasaran. Bagi pengguna iOs devices lama, upgrade platform bisa melalui dua cara, yaitu teknik OTA (Over The Air) dan menggunakan aplikasi iTunes di computer. Besarnya firmware bervariasi, tergantung perangkat yang digunakan. Dari 900 MB hingga 1.5 GB. Meski demikian, pengguna masih perlu menyediakan ruang sisa hingga 5 GB.
iPhone
iPad
iPod Touch
iPhone 4S
iPad 2
iPod Touch Generasi 5
iPhone 5
iPad 3 (Retina Display)
-
iPhone 5s
iPad 4 (Retina, Lightning Port)
-
iPhone 5c
iPad Mini
-
iPhone 6
iPad Mini Retina
-
iPhone 6 Plus
iPad Air
-
Apple mengklaim bahwa iOS 8 adalah peluncuran terbesar. Dari sisi pengguna, mungkin tidak akan mengetahui perbedaan secara signifikan. Karena tidak ada perubahan dalam hal desain antarmuka. Namun perusahaan ini lebih memperkuatnya pada fitur. Banyak sekali peningkatan dan fitur baru seperti Photos, Messages, Health, Keyboard, Notification, Action Center, Spotlight, dan Widgets. Berikut ini ulasannya:
Photos & Camera
Aplikasi untuk mengorganisir dokumen foto dan video dari hasil jepretan ini mendapatkan update lumayan banyak. Pertama, composition tools yang dapat membantu kamu membuat foto lebih lurus, mengatur framing dan beragam lainnya. Fitur editing juga dibuat menjadi lebih lengkap. Seperti peningkatan cahaya, warna serta beragam filter foto.
Sering membuat video time lapse? Di iOS 8 kamu tidak perlu menginstal aplikasi tambahan lagi untuk menyalurkan hobi video time lapse. Ya, aplikasi Camera bawaaan iOS sudah mendukung time lapse! Selain itu ada juga fitur manual fokus, manual exposure dan pengaturan white balance yang beragam.
Messages
Sejak diluncurkan pada 2011 silam, Apple terus meningkatkan kemampuan iMessage. Memang tidak sepopuler pesaing seperti BlackBerry Messenger (BBM), WhatsApp, LINE dan lainnya, namun layanan ini tetap menjadi favorit pengguna Apple. Di iOS 8, berkirim pesan menjadi semakin mudah dan efisien. Pengguna bisa berbagi lokasi, mengirim beberapa foto dan video secara bersamaan, juga merekam suara dan video tanpa perlu pindah aplikasi.
Untuk yang hobi ngobrol di group chat, ada fitur Do Not Disturb jika pada suatu saat tidak ingin terganggu dengan notifikasi pesan yang datang bertubi-tubi. Apabila dinyalakan, Anda tidak akan mendapatkan notifikasi dari grup sampai mengaktifkannya kembali.
Keyboard
Fitur Quicktype membuat keyboard iOS 8 semakin pintar. Pengguna tidak harus mengetik kata per kata secara lengkap karena sudah disediakan di Quicktype. iOS 8 dengan cer.das akan memprediksi apa saja kata yang akan dibuat, kemudian pengguna tinggal memilih. Sangat efisien walau ini bukan fitur yang benar-benar baru. Karena platform lain seperti BlackBerry 10 sudah lebih dulu mengembangkannya. Namun belum semua bahasa didukung. Saat ini quick type dengan teks prediksi baru tersedia untuk Bahasa Inggris di Amerika Serikat, UK, Kanada, dan Australia. Kemudian bahasa Perancis, Jerman, Italia, Portugis yang dioptimalkan untuk Brazil, Spanyol, dan Thailand. Selain itu juga mencakup Simplified Chinese, Traditional Chinese, dan Jepang.
Yang tak kalah menarik, iOS 8 kini mendukung Keyboard Extension. Sehingga pengguna mendapatkan keleluasaan untuk mengetik dengan keyboard yang tidak melulu bawaan dari system. Beberapa developer sudah menghadirkan keyboard buatannya untuk melantai di iOS 8 seperti Swiftkey, Miniuum, dan TextExpander. Lagi-lagi, ini bukanlah fitur istimewa jika dikomparasikan dengan pesaing. Karena Android sudah lama terbuka untuk aplikasi Keyboard dari pengembang pihak ketiga.
Family Sharing
Bagi keluarga yang menjadi penganut Apple, fitur ini sangat berguna. Family Sharing mendukung hingga enam perangkat. Misalnya ayah membeli suatu game, maka anak dan istrinya bisa ikut mengunduhnya tanpa perlu mengeluarkan biaya lagi. Juga tanpa perlu berbagi akun dan password lagi seperti sebelumnya. Semua konten seperti aplikasi, foto,music, film, hingga koleksi iBooks bisa dishare.
Anggota keluarga bisa melakukan pembelian dengan satu kartu kredit. Orang tua bisa menyetujui atau menolak pembelian aplikasi yang dilakukan oleh anaknya. Sehingga pengeluaran bisa lebih terkontrol dan efisien. Tak hanya itu, Anda bisa memantau posisi anggota keluarga dengan tampilan peta.
iCloud Drive
Beberapa minggu yang lalu, kita dihebohkan dengan kasus tersebarnya foto-foto selebritis Amerika Serikat. Hacker berhasil membobol system keamanan iCloud yang dengan mudahnya mencuri foto-foto privat. Terlepas dari motif penjahat digital tersebut, ini membuktikan bahwa iCloud rentan dengan keamanan. Berkaca dari kasus tersebut, Apple kemudian membuat kebijakan baru yakni melakukan enkripsi data pada setiap akun iCloud, sehingga semakin sulit untuk ditembus.
Meski keamanan semakin diperketat, di sisi lain Apple member kemudahan penggunanya untuk mengakses iCloud dari berbagai perangkat yang terhubung. Pengguna dapat menyimpan beragam dokumen baik file ketikan, foto, video atau slide presentasi. Selanjutnya data tersebut dapat diakses di iOS Devices, perangakt OS X bahkan sistem operasi Windows. Perubahan terjadi secara real time sepanjang antar perangkat tersebut terhubung ke internet. Misalnya Anda mengedit dokumen di iPad, maka dokumen tersebut bisa dilihat di Mac sesuai dengan tampilan editing yang sama. Apple member kapasitas gratis 5GB untuk layanan iCloud. Tergolong kecil untuk kondisi sekarang yang mana pengguna biasanya gemar mengoleksi film, lagu dan game berukuran besar. Jika merasa kurang, pengguna bisa upgrade kapasitas yang tentu saja berbayar mulai dari 20 GB (US$ 0,99/bulan) hingga 1TB ($19,9/bulan).
Notifikasi Interaktif
Apple menghadirkan fitur notifikasi interaktif agar penguna bisa membalas pesan atau hal penting lainnya dengan lebih cepat. Notifikasi memudahkan untuk membalas pesan secara langsung tanpa menuju aplikasinya. Di menu Notification Centre ini juga ada fitur baru yakni Widget yang bisa dikustomisasi sesuai kebutuhan. Pendekatannya agak berbeda dengan lainnya. Android menampilkan widget di homescreen, begitupun dengan Windows Phone yang di homescreen dengan fitur bernama Live Tiles. Sedangkan iPhone menyajikan widget di Notification. Secara umum fungsinya sama, yakni menampilkan informasi ringkas dari aplikasi. Misalnya cuaca, kurs, dan sebagainya.
Health
Apple tidak selalu menjadi yang pertama. Banyak fiturnya yang justru hadir belakangan, tentu dipermanis sesuai dengan karakter iOS. Salah satunya adalah Health yang sudah menjadi fitur default di beberapa produk flagship Samsung Galaxy. Fungsinya adalah sebagai alat pemantau kesehatan. Aplikasi ini dapat mencata berbagai kegiatan olahrga dan aktivitas yang berhubungan dengan berat badan dan kalori.
Selain itu ada juga catatan yang berhubungan dengan jam tidur, nutrisi serta tingkat kebugaran. Bahkan pengguna juga dapat memberikan detail informasi seperti alergi obat, perawatan kesehatan yang sedang dijalani serta beragam hal lainnya.
COMMENTS