B eberapa hari yang lalu, saya berkunjung ke rumah seorang rekan yang berada di Cibubur. Pada suatu ketika, rekan saya tersebut membuka komp...

Beberapa hari yang lalu, saya berkunjung ke rumah seorang rekan yang berada di Cibubur. Pada suatu ketika, rekan saya tersebut membuka komputer destop (PC) dan browsing untuk mencari referensi. Saya kaget dengan banyaknya iklan aneh yang bermunculan di browser dan membuka beberapa website secara otomatis. “Nggak tau nih kok tiba-tiba gini, padahal baru saya install ulang komputernya. Di ponsel saya pun begitu, suka muncul iklan video padahal kondisi ponsel sedang terkunci,” keluh teman saya pada waktu itu.
Saya pun balik bertanya, apakah ada aplikasi anti virus di komputernya? Dia bilang sudah pakai Smadav. Saya pun maklum, hanya mengandalkan aplikasi tersebut tidak bakal mampu menghalau serangan virus dan malware. Terlebih jika tidak pernah diupdate. Saya juga menyadari, bahwa ternyata masih banyak pengguna yang belum peduli mengenai pentingnya keamanan data, atau mungkin tidak tahu caranya. Teman saya yang di Cibubur itu hanya salah satu contoh. Karena saya masih sering menemui yang mengalami hal yang mirip-mirip.
Setelah dimintai tolong, sayapun mengunduh aplikasi Avast Premier 2017 yang dikenal handal dan menginstallnya di komputer. Setelah itu melakukan scanning dan memang dari situ terlihat lemahnya perlindungan di komputer tersebut. Karena aplikasi ini trial, saya menyarankan untuk membelinya begitu trialnya selesai jika ingin mendapat perlindungan maksimal di komputernya.
Sebagai informasi saja, ancaman digital kian hari kian meningkat. Pada tahun 2016 saja, Avast mengidentifikasi lebih dari 150 strain baru ransomware untuk OS Windows, dan Ancaman Labs Avast mendeteksi lebih dari 28 juta ancaman ransomware global.
Bahkan dengan semakin berkembangnya perangkat yang terhubung ke internet (internet of things), serangan seperti ini semakin masif. Avast mengidentifikasi lebih dari 22,000 webcam and perangkat pemonitor bayi yang mudah diserang. Artinya, penjahat cyber dapat saja melakukan live streaming terhadap video webcam tersebut langsung ke internet.
Eksperimen tersebut juga menemukan lebih dari 493,000 perangkat pintar di Barcelona dan 5.4 juta di Spanyol secara umum — termasuk ketel pintar, mesin kopi, pintu garasi, kulkas, thermostat dan perangkat lain yang terkoneksi melalui IP — telah terkoneksi dengan internet and rentan terhadap serangan cyber.
Nah, berkaca dari hal itu, Avast menghadirkan mesin keamanan yang lebih kuat dengan kelebihan dari penganalisa canggih berbasis cloud, pendeteksian yang lebih cepat dan lapisan perlindungan tambahan antara pengguna dan penjahat cyber. Fitur yang baru dan telah ditingkatkan sekarang telah tersedia di produk Avast 2017 dan bekerja untuk mencegah ancaman malware zero-second (malware yang belum pernah dikenali antivirus apa saja), memantau aktifitas memata-matai pada akun pengguna dan data keuangan, memudahkan pengamanan banyak password dan menawarkan inovasi untuk pengalaman gaming tanpa gangguan.
Setelah mengakuisisi AVG di tahun 2016, Avast semakin powerful menggabungkan teknologi pendeteksian dari kedua produk, sehingga diklaim dapat memberikan pertahanan terbaik terhadap kejahatan cyber hingga saat ini.
Saya tertarik untuk mencoba aplikasi Avast Premier 2017 karena menghadirkan perlindungan berbasis cloud terhadap ancaman seketika pada PC, jaringan rumah, dan kata sandi. Semuanya disertai dengan pembaruan perangkat lunak otomatis untuk semua aplikasi dan mampu melakukan penghancuran data permanen.
Selain itu, aplikasi antivirus ini sangat ringan alias tidak akan menggangu performa komputer. Spesifikasi yang dibutuhkan adalah PC dengan sistem operasi Windows 10, 8.1, 8, 7, Vista, atau XP SP3. Sementara itu RAM yang dibutuhkan minimal adalah 256 MB dengan ruang hard disk kosong 1,5 GB.
Avast Premier 2017 ini menawarkan trial selama 1 bulan. Jika Anda puas dengan kinerjanya, bisa berlanjut untuk terus menikmati layanannya dengan berlangganan. Harganya tergolong terjangkau dibanding semua fitur yang ditawarkan. Yaitu IDR 370.000 untuk masa berlaku satu tahun. Jika langsung berlangganan dua tahun, harganya sedikit lebih murah yaitu IDR 700.000. Sedangkan untuk tiga tahun adalah IDR 1.030.000.

Berikut ini beberapa fitur di Avast Premier 2017 yang berguna untuk meningkatkan perlindungan di komputer kamu:
Antivirus cerdas: Mendeteksi semua jenis ancaman jahat, dari virus hingga malware. Bahkan serangan spyware, ransomware, dan phishing mampu dihalau oleh aplikasi ini.
CyberCapture:Teknologi yang dipatenkan Avast ini merupakan file scanner canggih berbasis cloud dengan kecepatan yang lebih tinggi untuk mengidentifikasi, mengisolasi dan menentukan file yang tidak diketahui apakah berbahaya atau tidak serta semua hal ini dilakukan secara real-time. CyberCapture mengisolasi file yang mencurigakan di dalam lingkungan aman berbasis cloud untuk dianalisa lebih lanjut dan secara otomatis terhubung dengan Avast Threat Labs untuk mempercepat proses pendeteksian. CyberCapture menganalisa sekitar 10.000 file baru di setiap harinya dengan hasil pendeksian untuk lebih dari setengah jumlah file hanya dalam waktu 5 menit atau kurang.
Behavior Shield: Fitur baru ini akan terus memantau perilaku mencurigakan dari perangkat lunak yang sedang aktif di komputer dan secara otomatis melindungi pengguna terhadap ancaman zero-second, program berbahaya, dan aktifitas memata-matai pada password serta informasi perbankan, dimana hal ini tidak dapat dilakukan dengan menggunakan teknik pendeteksian secara tradisional. Behavior Shield sangat ampuh untuk melawan ancaman yang muncul dari ransomware.
Password Management: Avast Password kini didesain ulang untuk PC dan Mac, membuat password lebih mudah untuk dikelola dan menjaga pengguna agar tetap aman. Password pengguna disimpan di dalam satu lokasi yang aman dan dikunci oleh password utama serta apabila dibuka maka Avast Password secara otomatis menyimpan informasi setiap pengguna yang masuk ke akun online mereka. Terdapat fitur premium yang memungkinkan untuk menotifikasi pengguna setiap kali identitas akun mereka ditemukan bocor di Internet dan memungkinkan pengguna untuk membuka password desktop menggunakan ponsel
Wi-Fi Inspector: Avast Wi-Fi Inspector, pertama kali diperkenalkan di tahun 2014 sebagai Avast Home Security Network, kini tingkatkan dan dikemas ulang untuk produk keamanan konsumen Avast 2017. Wi-Fi Inspector secara otomatis melakukan scan jaringan rumah untuk mengidentifikasi perangkat yang memiliki celah keamanan dan memungkinkan pengguna untuk mengatasi setiap celah keamanan dengan menyediakan langkah-langkah perbaikan. Hal ini menjadi penting mengingat banyaknya penyebaran botnet dalam skala besar seperti Mirai yang menargetkan perangkat IoT dan router rumahan sehingga menjadikan jaringan rumah menjadi beresiko meskipun PC dan Mac yang terkoneksi perangkat tersebut bersifat aman.
Passive Mode: Ini adalah mode baru yang memungkinkan pengguna untuk menjalankan dua produk keamanan secara bersamaan dan memilih fitur yang diinginkan sebagai solusi tanpa mengurangi kinerja PC serta tanpa memerlukan proses uninstall atau install ulang. Fitur ini akan memungkinkan pengguna untuk menjalankan Avast bersama aplikasi antiivirus lain.
Smart Scan: Sebuah klik sederhana untuk memeriksa PC dan jaringan Anda guna mendeteksi semua jenis masalah dan memberi tahu cara memperbaikinya secara instan.
Sandbox: Pernah mengunduh file dari server yang mencurigakan dan meragukan keamanannya? Nah, fitur Sandbox ini akan menguji file di ruang terisolasi terlebih dulu, dan jaga isi PC lainnya tetap aman.
Firewall: Ini adalah salah satu teknik pengamanan data yang sangat populer. Seperti Anda mengunci pintu depan untuk mencegah pencuri masuk. Firewall berfungsi untuk menjaga keamanan Anda dari semua jenis penyusup.
Data Shredder: Anda berbagi-pakai PC, mengantarkan ke tukang servis, atau akan menjualnya? Biasanya yang dilakukan adalah sekadar menghapus file. Padahal, memulihkan file yang telah dihapus itu cukup mudah. Nah, fitur Data Shredder ini memungkinkan kita untuk memusnahkan data di komputer yang tidak lagi terpakai secara permanen. Untuk apa? Tentu saja agar data-data penting dan privat kita tidak jatuh ke tangan orang lain.
Mode Game: Fitur yang terdapat Avast saat ini secara otomatis mendeksi suatu game yang sedang dimainkan dan memprioritaskannya untuk memastikan tidak muncul suatu gangguan untuk memaksimalkan kecepatan dan performa yang diperlukan oleh game. Uniknya, ketika Avast 2017 beralih ke Game Mode, tidak hanya notifikasi dan proses background dari Avast yang dihentikan, namun juga notifikasi lain dan menghentikan sementara Windows Updates.
Pembaharu Perangkat Lunak Otomatis: Internet menyediakan panduan berlimpah tentang cara mengeksploitasi masalah keamanan pada perangkat lunak yang usang. Semakin lama peretas mempelajari sebuah program, semakin banyak waktu yang mereka miliki untuk memikirkan cara menyerang program itu (dan juga Anda).Kuncinya adalah, Anda harus lebih cepat daripada peretas. Nah, di Avast Premier 2017 ini terdapat fitur pembaruan yang memberikan perbaikan keamanan vital. Fitur Pembaharu Perangkat Lunak ini bekerja secara otomatis.
COMMENTS